Editor : Redaksi BerandaIDN.com
BerandaIDN.com, Takengon || Mahasiswa KKN-MK kelompok 154 Universitas Malikussaleh melakukan kunjungan ke TK Swasta Mekar Sari. Kegiatan KKN ini dilaksanakan di Kampung Bebesen Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah yang terdiri dari 10 orang mahasiswa, berasal dari beberapa prodi Teknik Mesin, ilmu Komunikasi, Sosiologi, Psikologi, Teknik kimia dan Teknik Sipil. Kelompok ini diketuai oleh Multahada, dengan anggotanya yaitu Fitra, Ayu, Ipak, Lisdayanti, Bulan, Laina, Nuwika, Syifa, dan Khairil anwar beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan tersebut mahasiswa KKN ini melakukan edukasi permainan edukatif pada anak-anak TK dengan mengikuti beberapa kegiatan bersama anak-anak di TK yaitu membaca doa-doa dan membaca Asmaul husna serta bernyanyi.
Dalam kegiatan ini mahasiswa KKN-MK Kelompok 154 juga memberikan beberapa edukasi mainan edukatif yaitu membuat kreasi kerajian mainan edukatif dari bahan daun kering dan kardus seperti mahkota/topi dan juga lainnya.
“Dengan membuat kerajinaan, anak-anak dituntut untuk membuat sesuatu sesuai dengan apa yang dibayangkan dan diimajinasikannya. Di situlah kreativitas anak akan semakin berkembang karena anak dituntut untuk menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri” ungkap ketua Kelompok KKN-MK kelompok 154.
Selama kegiatan berlangsung anak-anak sangat antusias dalam mempelajari hal-hal yang baru di edukasi hingga setelah kegiatan membuat edukatif ini berlangsung, mahasiswa KKN-MK kelompok 154 Unimal juga turut serta mengikuti kegiatan makan bersama dengan anak-anak TK dan dewan guru selanjutnya anak-anak TK tersebut di jemput oleh orang tuanya masing-masing dan pulang dengan riang.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Mahdaliana, S.Pi.,M.Si. secara terpisah menyatakan bahwa permainan edukatif ini merupakan permainan yang mampu merangsang dan melatih perkembangan otak anak serta menstimulasi kreatifitas berfikir anak. Permainan edukatif bukan permainan yang hanya menyenangkan untuk anak tetapi bias mendidik dan menstimulasi otak anak. “Karena pada dasarnya, dunia anak adalah dunia bermain dan dengan bermain mereka bias memperoleh banyak manfaat untuk kematangan dan juga untuk menstimulasi otak mereka seperti stimulasi kognitif, social, emosi, serta stimulasi fisik dan juga spiritual.
Namun harus diingat juga bahwa permainan edukatif ini juga harus disesuaikan dengan usia anak" tutupnya.



